[kidung kelam]
ibadah sepi menyusup khusuk masuk ke kamar
tembok-tembok lembab menjadi saksi pesakitan yang bisu
lumutnya berakar, menyimpul retak diujungnya.
bangsal persegi panjang lapuk rapuh menjadi penyanggah tubuh yang layu
sampai rayappun bosan menyentuh
dinginnya merayu, masuk dalam titik sedih yang berputar
memelukku dengan dingin yang tak terkatakan…
dan kamar ini,.. mendadak memutar fragmen kehidupan kita :
sayang, aku mampu bernafas tanpa sela jendela
asal kau menemukan ujung bibirku
mentransfer tiap hela dalam sesapan
menyalurkan pelukan lewat tatapan
lalu terdengar desahan yang dibakar dalam kerongkongan
membawa kamu, aku -KITA dalam pusara api gelora
menggigit lembah rindu yang menggebu
Semakin gila-semakin candu
sampai terkapar dititik tertinggi
terlarung dalam samudra lepas
kita berdua hampir mati tersengal-sengal
dan kamar ini mendadak kelam,
kembali memudar
kembali menghitam
terususun rapi dan rapat
kaku, dingin. tak ada kehidupan
aku sadar, sekarang tinggal diorama.
aku,kamu kita.
http://ruthfloridahutabarat.tumblr.com/post/74035323035/puisi-dalam-diorama
ibadah sepi menyusup khusuk masuk ke kamar
tembok-tembok lembab menjadi saksi pesakitan yang bisu
lumutnya berakar, menyimpul retak diujungnya.
bangsal persegi panjang lapuk rapuh menjadi penyanggah tubuh yang layu
sampai rayappun bosan menyentuh
dinginnya merayu, masuk dalam titik sedih yang berputar
memelukku dengan dingin yang tak terkatakan…
dan kamar ini,.. mendadak memutar fragmen kehidupan kita :
sayang, aku mampu bernafas tanpa sela jendela
asal kau menemukan ujung bibirku
mentransfer tiap hela dalam sesapan
menyalurkan pelukan lewat tatapan
lalu terdengar desahan yang dibakar dalam kerongkongan
membawa kamu, aku -KITA dalam pusara api gelora
menggigit lembah rindu yang menggebu
Semakin gila-semakin candu
sampai terkapar dititik tertinggi
terlarung dalam samudra lepas
kita berdua hampir mati tersengal-sengal
dan kamar ini mendadak kelam,
kembali memudar
kembali menghitam
terususun rapi dan rapat
kaku, dingin. tak ada kehidupan
aku sadar, sekarang tinggal diorama.
aku,kamu kita.