Senin, 12 Desember 2011

Refleksi Natal dan Indonesia

Sebelum di revisi , aku mw share 1 puisi dadakan ini,
yah masih rusak sih, belum di poles. mohon kripik dan salad nya ya :)
satu lagi, puisi ini terinspirasi dari buku-buku bg samuel tumanggor dan realita yang ada di Indonesia :)

Hei Kristiani.
Adakah kalian merasa Malu,
Saat menghisap darah dan menggerogoti Tuhan Kalian ?

Hey Nasrani.
adakah kalian merasa Bosan?
Tiap tahun terus merayakan tradisi bodoh ini?

dan sekarang,
Indonesia sudah, sedang dan akan terus merintih.
Indonesia akan lebih bergumul lagi
saat dikumandangkan sorakan lagu sendu para Nasrani

Hei Kristiani.
Pengaku Pengikut Kristus yang Madani,
adakah dari kalian yang bisa mendengar suara-Nya ?
tangis-Nya ? bahkan kekecewaan-Nya ?

Yesus telah lahir.
Dia sudah ada disini.
sudahkah Ia lahir di hatimu?
sudahkah Ia ada ditengah-tengah kita,Indonesia?


Kini, Natal telah menjadi hiburan belaka.
Hiruk Pikuk desa kotasama saja.
sorak hura-hura terarah.
bahkan cuma hanya kehebohan gempita.


Ini Indonesia !
Bukan Amerika ataupun Belanda.
Natal, agaknya cuma jadi Trademark bangsa barat saja.
yang hanya mnjadikan rutinitas hura-hura dan pestapora.

Hey Nasrani Muda !
Mampukah kalian maju kedepan ?
menelanjangi hati kalian?
memperlihatkan ada Tuhan dan Indonesia didalamnya ?

bahkan,
Implementasi Berkat Pendeta" Damai sejahtra" cuma jadi formalitas saja.
Nafsu berkuasa si penguasa ikut meriuhkan suasana.
Tembang-tembang Sola Gracia menjadi kelambu dinginnya dunia.

Indonesia.
sekali lagi , KATANYA INDONESIA !
pernahkah kita pikirkan ,
masalah pengangguran ?
kekorupan ? kerusakan moral ? bencana ? bahkan kelaparan ?

Tiap detik kita bersukacita, mengatasnamakan Halelujah
2 anak mati meringkuk kelaparan
Tiap detik kita bersalaman mengumandangkan lagu Gloria
2 Pemuda mati sia-sia

Nasrani Muda Indonesia !
Jangan hanya mengadu Lonceng Gereja saja.
berlindung dibawah Gembala.
Menunggu 1 demonstran bakar diri didepan penguasa.
Nasrani Muda, inilah saatnya , berdiri bersama Yesus,
ditengah-tengah bangsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar