aku ..
mulai terbangun dari mimpi-mimpi indahku
dan tersadar hdup di nyata burukku .
suram untuk dijalani
tpi indah untuk di impikan
untuk mnjadi ideal itu susah.
sedikit yg brhasil bisa.
mustahil ada yg sempurna.
suatu sore aku brcengkrama dgn sahabat ku.
ketika topik pembahasan itu adalah pacar.
aku seorang anak 17 tahun yang tidak , *maaf...
belum pacaran
(defenisi tidak disini akan mngartikan tidak akan pernah sedangkan belum , adalah tidak . tapi akan..)
ketika itu awan agak mematang berwarna orange kebiru-biruan.
2 kubu berlawanan bercekcok mulut secara positip
ntah dari mana kami memulainya .
yg ku ingat saat itu, dia mengatakan bhwa populasi cew itu lbh bnyak bahkan 1 : 9 co :ce..
#suram# #pastiin di Google#
jd untuk ksmpatan dpt pasangan hidup yg sesuai adalah sedikit..
saat itu umurku baru menginjak 16 tahun.
trlampau dini untuk brdebat ttg pasangan hidup.
tp bagi kami tidak.
aku bisa dikatakan seorang cewek yg masa bodoh dgn lingkungan.
ga peduli org mw bilang apa.
slalu brtindak dlu lalu brpikir dan terkesan masih anak-anak.
sbenarnya tidak *IMHO
aku hnya mrasa senang di dunia muda ku.
jiwaku tak ingin lepas untuk trtawa dan bahagia
saat mreka trlepas dri maslah2 fana mereka
suatu kepuasan trsendiri untukku, melihat mreka trtawa.
suatu kebanggan sndiri dihidupku dan memanjangkan keinstanan hidup mereka
dgn beberapa lelucoanku. ..
smakin jauh aku melangkah,
smakin bnyak kau brjalan,
smakin sering aku brlari.
smakin bnyak aku terjatuh. .
mamaku menyuruhku untuk pacaran
"pacaran menjadi masalah trbesar bagiku"
mungkin bagi kalian tidak!
lucu membaca story ini
yahh, mungkin ada yg pacaran sampai 13 x malah, bahkan lebih
tp jujur, untuk masuk kedalam yg namanya status hubungan "pacaran"
aku mrasa takut
takut untuk mnjadi brubah.
mindsetku enggan diubah..
bahwa pacaran itu salah satu proses pendewasaan
proses untuk penempatan saat kita marah,
sedih susah senang.
smua ditanggung brsama
yaah tapi tak semudah itu.
mungkin aku larut di kepulan sampingannya
sahabat ku itu menantangku. ..
ketika aku brtemu dia lagi.,
aku harus mndatkan pacar.
iyaah, aku tau ..
mndptkan pacar itu bukan kayak memungut sampah di emperan.
mungkin belum siap bagiku untuk membuat pasanganku merasa comfort
sama kebiasaan burukku
dan kelemotaan serta kekuranganku yg sangat banyak
apalagi aku paling ga bisa brdandan.
jujur, aku angkat tangan..
suram mnjadi diriku, itulah sebabnya aku belum bisa pacaran.
aku masih belum pantas,
belum bs mnjadi wanita seutuhnya..
belum bsa brbagi kemaluan dgn pasanganku *eehhh
mulai terbangun dari mimpi-mimpi indahku
dan tersadar hdup di nyata burukku .
suram untuk dijalani
tpi indah untuk di impikan
untuk mnjadi ideal itu susah.
sedikit yg brhasil bisa.
mustahil ada yg sempurna.
suatu sore aku brcengkrama dgn sahabat ku.
ketika topik pembahasan itu adalah pacar.
aku seorang anak 17 tahun yang tidak , *maaf...
belum pacaran
(defenisi tidak disini akan mngartikan tidak akan pernah sedangkan belum , adalah tidak . tapi akan..)
ketika itu awan agak mematang berwarna orange kebiru-biruan.
2 kubu berlawanan bercekcok mulut secara positip
ntah dari mana kami memulainya .
yg ku ingat saat itu, dia mengatakan bhwa populasi cew itu lbh bnyak bahkan 1 : 9 co :ce..
#suram# #pastiin di Google#
jd untuk ksmpatan dpt pasangan hidup yg sesuai adalah sedikit..
saat itu umurku baru menginjak 16 tahun.
trlampau dini untuk brdebat ttg pasangan hidup.
tp bagi kami tidak.
aku bisa dikatakan seorang cewek yg masa bodoh dgn lingkungan.
ga peduli org mw bilang apa.
slalu brtindak dlu lalu brpikir dan terkesan masih anak-anak.
sbenarnya tidak *IMHO
aku hnya mrasa senang di dunia muda ku.
jiwaku tak ingin lepas untuk trtawa dan bahagia
saat mreka trlepas dri maslah2 fana mereka
suatu kepuasan trsendiri untukku, melihat mreka trtawa.
suatu kebanggan sndiri dihidupku dan memanjangkan keinstanan hidup mereka
dgn beberapa lelucoanku. ..
smakin jauh aku melangkah,
smakin bnyak kau brjalan,
smakin sering aku brlari.
smakin bnyak aku terjatuh. .
mamaku menyuruhku untuk pacaran
"pacaran menjadi masalah trbesar bagiku"
mungkin bagi kalian tidak!
lucu membaca story ini
yahh, mungkin ada yg pacaran sampai 13 x malah, bahkan lebih
tp jujur, untuk masuk kedalam yg namanya status hubungan "pacaran"
aku mrasa takut
takut untuk mnjadi brubah.
mindsetku enggan diubah..
bahwa pacaran itu salah satu proses pendewasaan
proses untuk penempatan saat kita marah,
sedih susah senang.
smua ditanggung brsama
yaah tapi tak semudah itu.
mungkin aku larut di kepulan sampingannya
sahabat ku itu menantangku. ..
ketika aku brtemu dia lagi.,
aku harus mndatkan pacar.
iyaah, aku tau ..
mndptkan pacar itu bukan kayak memungut sampah di emperan.
mungkin belum siap bagiku untuk membuat pasanganku merasa comfort
sama kebiasaan burukku
dan kelemotaan serta kekuranganku yg sangat banyak
apalagi aku paling ga bisa brdandan.
jujur, aku angkat tangan..
suram mnjadi diriku, itulah sebabnya aku belum bisa pacaran.
aku masih belum pantas,
belum bs mnjadi wanita seutuhnya..
belum bsa brbagi kemaluan dgn pasanganku *eehhh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar