mataku perih melihat .
bibirku bersimpul keruh menatap .
jantungku trasa berhenti untuk merasakan .
sulit,
sesuatu yg telah kutunggu.
berakhir dgn sia-sia.
trnyat benar.
bibir pandai beretorika.
tp mata tetap melihat fisik.
susah.
susah untuk menjadi ideal.
gelap kurasa.
suram terasa.
senyum kupaksa.
andai aku dapat menyalahi takdir ?
sulit aku berdiri dan kembali
andai aku kembali
mungkin akan mati
ga sanggup melihatmu
berdiri diatas deritaku
sudut matamu bersuka
didepan bibir manisku,
aku berbahagia
tapi...
sakit.
bak kulit teriris-iris dan dirajam
ku layangkan kalimat selamat.
yg artinya selamat bahagia dgn pelacurmu
jgn kau kembali
mencoret sisa lembaran hidupku
memberi harapan palsu
memutar musik klasik di sini
cukup sudah
ini sudah berakhir.
skali lagi kuucapkan selamat.
aku brbahagia atas mu.
atas pelacur baru mu
bibirku bersimpul keruh menatap .
jantungku trasa berhenti untuk merasakan .
sulit,
sesuatu yg telah kutunggu.
berakhir dgn sia-sia.
trnyat benar.
bibir pandai beretorika.
tp mata tetap melihat fisik.
susah.
susah untuk menjadi ideal.
gelap kurasa.
suram terasa.
senyum kupaksa.
andai aku dapat menyalahi takdir ?
sulit aku berdiri dan kembali
andai aku kembali
mungkin akan mati
ga sanggup melihatmu
berdiri diatas deritaku
sudut matamu bersuka
didepan bibir manisku,
aku berbahagia
tapi...
sakit.
bak kulit teriris-iris dan dirajam
ku layangkan kalimat selamat.
yg artinya selamat bahagia dgn pelacurmu
jgn kau kembali
mencoret sisa lembaran hidupku
memberi harapan palsu
memutar musik klasik di sini
cukup sudah
ini sudah berakhir.
skali lagi kuucapkan selamat.
aku brbahagia atas mu.
atas pelacur baru mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar